Langsung ke konten utama

Postingan

Orientasi Hukum Islam (antara kaku dan fleksibel)

Oleh : Ahmad Adri Riva’i, M.Ag. (Generasi 2 MAPK Koto Baru PP)      Dalam perialanannya, hukum Islam bergumul dengan perubahan sosial. Asas kaku dan fleksibelnya tetap dipertahankan. Di sini dikenal  istilah ma‘qūl al-ma‘nā  dan gairu ma‘qūl al-ma‘nā . Ma‘qūl al-ma‘nā   adalah perkara hukum yang akal dipersilakan untuk mengembangkannya walau tidak ada di masa Nabi selama tidak menyalahi prinsip yang diberikan oleh ayat dan hadis seperti jual beli, politik dan lain-lain. Gairu ma‘qūl al-ma‘nā adalah perkara hukum yang akal tidak diperkenankan mengembangkannya karena telah diatur rinci oleh ayat atau hadis Nabi, seperti shalat. Hal tersebut menggambarkan orientasi hukum Islam itu sendiri. Setiap sistem hukum diorientasikan untuk mencapai tujuan tertentu yang menuntut pelaksanaan. Demikian pula dengan hukum Islam yang merupakan sistem ketuhanan yang dinobatkan untuk mcmbimbing manusia menuju ke jalan damai di dunia dan bahagia di akhirat. Urusan dunia ...
Postingan terbaru

Pesta (Tanda) Tanya

  I lustrasi adalah karya penulis “Kita memang harus berubah,   namun perhatikan arah,  bukan kecepatan.” –Paulo Coelho Oleh  Hikmal Alif                                                                 Di pagi hari yang cerah, 6 Agustus 1945, pesawat Enola Gay menjatuhkan bom atom yang diberi nama  Little Boy,  memporak-porandakan isi kota Hiroshima. Dalam 10 detik, ledakan menyebar dengan cepat dan menyapu seluruh kota. Sejarah mencatat 140.000 nyawa hilang sampai akhir Desember. Kota itu menjadi simbol kehancuran dan warga Hiroshima mengalami trauma yang mendalam. Orang-orang bertanya dan meragukan Hiroshima akan bangkit dari bencana, namun ia berhias secara perlahan dan terarah hingga menjadi kota modern. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa kehancuran bukan...

Yang Menghapus Dosa, Bukan Sekedar Menutupi

Ibunda Aisyah ra. pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ , “Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui malam itu adalah Lailatul Qadr, apa yang harus aku baca?”   Nabi ﷺ menjawab: "Ucapkanlah: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii." ________ Ada doa yang sangat pendek, namun terasa begitu lembut ketika diucapkan. Seakan-akan seorang hamba sedang meminta kepada Tuhannya dengan penuh harap. Doa itu adalah :  اللهم إنّك عفو تحب العفو فاعف عنا "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah kami." Adalah salah satu do'a yang sangat dianjurkan untuk dimunajatkan di hari-hari terakhir menjelang kepergian Ramadhan, khususnya di malam Lailatul Qadr . Lalu, apa yang istimewa dari seuntai doa pendek ini? 1. Meminta ampunan menggunakan redaksi fa'fu 'anni, bukan faghfir lii. Secara bahasa, al-'afuwwu ( العفو ) adalah permohonan ampunan Allah ﷻ terhadap dosa-dosa dengan ca...