Langsung ke konten utama

Berikan Pesan kepada Para Peraih Mumtaz, Yusra: Jangan Terlalu 'Melayang' Meski Sering Ditakrim




www.fsalmakki.com, Kairo — Kegiatan Takrim Khirrijin dan Mutafawwiqin yang diadakan oleh divisi keilmuan bersama divisi humas FS Almakki Mesir pada kamis, (26/10) diwarnai dengan untaian hikmah dari Zulfa Yusra Kamal, generasi 27 MAPK yang sedang menjalani studi pasca sarjana di Universitas Al-Azhar.


Pada taujih tersebut, Beliau berpesan kepada seluruh warga, mulai dari tingkat 4 yang baru saja menyelesaikan studinya hingga tingkat 1 yang baru saja meraih natijah pertamanya.


"Jangan sekali-kali terlena, karena (orang) yang dapat mumtaz dan Jayyid jiddan biasanya akan sering ditakrim di almamater, kekeluargaan, hingga senat fakultas. Jangan sampai melayang hingga membuat lupa diri bahwa kita masih butuh belajar," pungkasnya.





Selain itu, beliau juga berpesan kepada warga yang belum mendapat nilai yang memuaskan untuk jangan berkecil hati, tetap berjuang, dan giliran (untuk berada di atas) itu akan datang.


Pesan yang seirama juga beliau sampaikan kepada para Khirrijin yang wisuda dan akan segera pulang ke kampung halaman tahun ini, untuk menyusun rencana kembali terkait kontribusi yang akan diberikan sebaik-baiknya. 


Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para Khirrijin dan Mutafawwiqin, serta foto bersama.


Reporter: Irfan Amrullah Prasetyo


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia di Balik Taqdim dan Ta'khir Musnad dan Musnad Ilaih

Rahasia Dibalik Taqdim dan Ta'khir Musnad dan Musnad Ilaih Berbicara tentang Balaghoh berarti kita sedang membicarakan suatu keilmuan didalam bidang bahasa (khususnya Bahasa Arab), yang mengkaji tentang bagaimana sang penutur bahasa (متكلم) dalam aktifitasnya menuturkan suatu bahasa (ucapan) kepada orang yang diajak berbahasa (مخاطب). Sesuai dengan namanya, Balaghoh yang berarti sampai, ilmu ini mengajarkan bagaimana cara agar sang mutakallim   fasih dalam ber takallum (mengucap) sehingga mutakallim  bisa sampai pada maksud yang hendak ia capai melalui perkataan yang fasih tersebut. Perkataan (كلام) sang  mutakallim tersebut bila kita cermati lebih dalam bukanlah suatu barang yang tunggal, melainkan perkataan tersebut terbentuk dari beberapa unsur/bagian-bagian yang dalam hal ini kita kenal dengan istilah kata yang mana dari sekumpulan kata-kata itu terbentuklah suatu perkataan. Saat mutakallim berbicara, sangatlah tidak mungkin ia menyebutkan (kata)...

Gaya Bahasa yang Bijaksana - Uslub Alhakim

Uslub Al Hakim -  Gaya Bahasa yang Bijaksana Balaghah merupakan suatu disiplin ilmu yang berlandaskan kepada kejernihan jiwa dan ketelitian menangkap keindahan dan kejelasan perbedaan yang samar di antara berbagai uslub (ungkapan). Salah satu cabang dari ilmu balaghah adalah ilmu al-badi’, dalam beberapa literatur, lebih sering dijadikan bagian penutup dari rangkaian studi ilmu balaghah. Secara garis besar, ilmu al-badi ini mempelajari aspek-aspek yang berkaitan dengan keindahan bahasa, baik dari segi lafadz maupun makna. Salah satu elemen terpenting dalam ilmu maani adalah uslub hakim yang kurang diberikan tumpuan khusus dalam kupasan ilmu balaghah. Uslub hakim atau gaya bahasa orang yang bijaksana berlaku di luar daripada pertimbangan normal, dimana persoalan yang dilontarkan tidak diberikan jawaban yang bersesuaian dengan persoalan tersebut dalam arti kata tidak semestinya setiap persoalan yang diajukan perlu dijawab. Adakalanya diam lebih baik daripada berbicara da...

Biografi Singkat Imam Syafi’i - Perjalanan Keilmuan Sang Imam

Biografi Singkat Imam Syafi’i - Perjalanan Keilmuan Sang Imam* Manusia adalah makhluk yang tidak lepas dari problematika kehidupan, apalagi problematika dalam beragama. Dalam hal ini, Islam hadir sebagai problem solver ‘Rahmatan lil Alamin’ . Di antara bentuk solusi yang diberikan oleh agama ini adalah bermazhab, karena dengannya seseorang mengetahui bagaimana cara menjalankan perintah dan meninggalkan larangan Allah SWT dengan benar. Salah satu di antara mazhab yang ada dalam Islam adalah Mazhab Syafi’i, yang didirikan oleh Imam Syafi’i. Beliau adalah Mufti Agung yang menjadi tempat bertanya bagi masyarakat Hijaz dan Baghdad sebelum akhirnya pindah ke Mesir. Sosok Imam Syafi’i sangat berpengaruh dalam kehidupan beragama, terutama dalam permasalahan fikih. Model kehidupan beliau layak untuk dijadikan contoh dan suri tauladan. Beliau adalah pribadi yang memiliki semangat juang dalam menuntut ilmu, sabar dalam kesulitan dan ujian serta memiliki daya intelektual yang tinggi juga...